1. Pembelanjaan Perusahaan dan Ilmu Ekonomi.
Pentingnya pelajaran ilmu ekonomi dalam perkembangan ” management dan teori-teori pembelanjaan perusahaan” akan dapat dilihat dengan jelas apabila kita meneliti pembagian ilmu ekonomi kedalam dua bidang pokok, yaitu ekonomi makro dan ekonomi mikro.
Dari label yang digunakan sudah dapat dilihat bahwa ekonomi makro membahas masalah-masalah ekonomi secara umum dan menyeluruh, pembahasan tentang lembaga-lembaga perekonomian, perbankan, lembaga-lembaga keuangan baik nasional maupun internasional keputusan-keputusan serta kebijaksanaan-kebijaksanaan ekonomi.
Teori ekonomi makro tidak mengenal batas geografis tetapi teori-teori tersebut menciptakan suatu kerangka internasional dengan mana dana mengalir dengan bebasnya dari satu institusi ke institusi lainnya, dari suatu negara ke negara lainnya dan juga stabilitas aktivitas-aktivitas ekonomi, serta pengontrolan tingkat pengangguran.
Pembelanjaan perusahaan sudah tentu harus beroperasi dan tidak dapat melepaskan diri dari lingkungan ekonomi makro ini. Adalah penting bagi manager keuangan perusahaan untuk menyadari akibat-akibat dari adanya fluktuasi aktivitas ekonomi, ataupun adanya peubahan-perubahan dalam kebijaksanaan pemerintah yang akan menyangkut atau mempengaruhi semua keputusan-keputusan yang diambilnya.
Tanpa adanya suatu kesadaran atas lingkungan dan suasana ekonomi yang luas dimana dalam kegiatannya sehari-hari seorang manager keuangan ikut terlibat secara langsung, maka akan sulitlah kiranya untuk dapat dicapai hasil optimal.
Peraturan-peraturan perpajakan akan mempengaruhi tingkat pendapatan yang diperoleh, dan kebijaksanaan moneter juga akan mempengaruhi aktivitas seorang manager keuangan dalam mencari dana untuk operasi-operasi perusahaan.
Di lain pihak, teori-teori dari ekonomi mikro memberikan dasar bagi perusahaan untuk dapat bekerja secara lebih efisien. Ekonomi mikro berkaitan erat dengan penentuan kegiatan apa yang harus dilaksanakan oleh perusahaan sehingga tercapai tingkat keuntungan yang diinginkan. Konsep-konsep yang berhubungan dengan permintaan dan penawaran serta strategi-strategi untuk mencapai keuntungan yang maksimum semuanya berakar pada teori ekonomi mikro.
Bidang lain yang juga dipengaruhi oleh teori ekonomi mikro ini misalnya penggunaan faktor-faktor produksi, strategi penetapan harga terhadap suatu produk, tingkat penjualan dan sebagainya.
Sekalipun seorang manager keuangan tidak secara menerapkan prinsip-prinsip ekonomi mikro, namun dia harus melaksanakan segala kegiatanya sesuai dengan prinsip-prinsip yang disebut diatas, terutama prinsip ” marginal analysis”. Inti pokok dari prinsip ini mengatakan bahwa keputusan-keputusan atau tindakan-tindakan yang berkenaan dengan pembelanjaan perusahaan hanya dapat dilakukan apabila penghasilan marginal lebih besar dari biaya marginal ( marginal revenue lebih besar dari marginal cost). Bilamana prinsip ini diikuti, maka tujuan perusahaan untuk meningkatkan keuntungan akan daat direalisir. Secara singkat dapat dikatakan bahwa pengetahuan tentang ekonomi, baik makro maupun mikro adalah sangat penting bagi seorang manager keuangan perusahaan dalam menjalankan aktivitas-aktivitasnya dan disamping itu pengetahuan tersebut juga akan sangat berguna bagi pengembangan teori-teori dalam management keuangan kerusahaan.
2. Pandangan Umum Tentang Fungsi Pembelanjaan Perusahaan.
Sebagian besar keberhasilan suatu perusahaan diukur dalam ” financial term” atau berdasarkan tingkat keberhasilan finansial yang dicapainya. Oleh karena itu tidaklah mengherankan kalau orang manager keuangan memegang peran yang sangat penting dalam operasi perusahaan. Kiranya akan sangat bermanfaat sekali bagi pihak-pihak yang mempunyai kekuasaan dalam membuat keputusan, misalnya bagian akuntansi, produksi, pemasaran dan bagian riset untuk memiliki pengetahuan-pengetahuan dasar tentang fungsi pembelanjaan dalam perusahaan.
Untuk dapat memahami fungsi-fungsi pembelanjaan maka kita harus mengamati secara dekat peranan seorang manager keuangan di dalam perusahaan dan tujuan-tujuan yang ingin dicapainya.
3. Peranan pembelanjaan dalam perusahaan
Besar dan pentingnya peranan seorang manager keuangan dalam suatu perusahaan sangat tergantung pada besarnya perusahaan dia bekerja. Dalam perusahaan-perusahaan kecil, fungsi pembelajaran biasanya dirangkap oleh bagian akuntansi. Dengan bertambah besarnya suatu perusahaan, maka dirasakan perlu untuk memisahkan kedua bagian ini. Pada mulanya fungsi dari bagian pembelanjaan hanyalah berhubungan dengan masalah kredit, seperti misalnya mengevaluasi dan menentukan langganan-langganan mana yang dapat diberikan kredit (dapat dilakukan penjualan secara kredit). Dengan perkembangan selanjutnya, fungsi pembelanjaan bertambah besar mencakup penilaian posisi keuangan perusahaan dan mencari pinjaman-pinjaman jangka pendek. Dan terakhir sekali, fungsi pembelanjaan berkembang lagi sampai mencakupnmasalah mencari pinjaman-pinjaman jangka panjang, menilai dan membeli aktiva tetap serta menetapkan kebijaksanaan devidend perusahaan.
4. Fungsi Seorang Manager Keuangan.
Dalam menjalankan tugasnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, maka seorang manager keuangan mempunyai tiga tugas pokok, yaitu :
1. Menganalisa dan merencanakan pembelanjaan perusahaan
2. Mengelola penanaman modal dalam aktiva, dan
3. Mengatur struktur finansial dan struktur modal perusahaan.
Download Versi Lengkap





0 comments:
Post a Comment